Senin, 22 Agustus 2011

STATIC LOADING TEST DENGAN SISTEM HYDRAULIC JACK


PROSEDUR PELAKSANAAN
STATIC LOADING TEST
DENGAN SISTEM HYDRAULIC JACK


1.       Uji Beban

Sistem uji beban pada proyek ini sesuai permintaan perencana adalah Static Load Test yang akan dilakukan menurut peraturan ASTM D1194-57 untuk Static Load Test.

2.       Axial Test

Static Load Test akan dilakukan dengan menggunakan beban hydraulic jack dimana sistem beban kontra akan menggunakan beban alat berat seperti terlihat dalam gambar 4-1. Prosedur pembebanan axial akan mengikuti prosedur Cyclic Loading Schedule dari ASTM D1194-72.

3.       Alat-Alat dan Prosedur Pembebanan

Alat-alat utama yang akan digunakan di dalam percobaan pembebanan ini antara lain adalah:
·          Hydraulic Jack, sebagai compression post yang akan memberikan beban. Hydraulic Jack yang digunakan adalah tipe ENERPAC RC-506 dengan kapasitas 50  ton dan luas silinder efektif 49.64 cm2.
·          Manometer, sebagai alat pengukur beban pada setiap tahap pembebanan. Manometer yang digunakan dapat mengukur tegangan sampai 1000 Psi.
·          Dial gauges, sebagai alat pengukur defleksi atau penurunan yang terjadi pada plate  akibat pembebanan. Dial gauges yang digunakan akan memiliki ketelitian sampai 0.01 mm.
·          Counter Beam yang dihubungkan dengan system penjangkaran kedalam tanah sebanyak 8 buah.
·          Reference beam, batang baja statis dan bebas gangguan sebagai tumpuan ujung dial gauges.

Prosedur pembebanan menurut ASTM D1194-72 secara garis besar dapat dijelaskan sebagai berikut:
·          Beban yang dikehendaki pada setiap tahap pembebanan akan diperoleh dengan memompa hydraulic jack sampai mencapai nilai tekanan tertentu pada manometer. Nilai-nilai tekanan untuk setiap tahap beban telah ditentukan berdasarkan besarnya beban test dan kapasitas hydraulic jack yang digunakan (tabel 3.1)
·          Penurunan atau defleksi plate percobaan diukur dengan 4 (empat) buah dial-gauges yang diletakkan siku satu sama lain dan dipasang fixed pada magnet base pada pelat 1 ft2 . Ujung dial-gauges diletakkan pada reference beam yang telah diberi landasan kaca polos, sehingga defleksi tiang dapat diukur dengan teliti.
·          Semua data pengamatan dan pengukuran pada setiap tahap pembebanan selalu dicatat dengan teliti di dalam loading test record form.
·          Semua alat ukur yang digunakan di dalam uji-beban ini seperti dial-gauges dan manometer telah dikalibrasi oleh lembaga instrumentasi dari instansi yang berwenang (sertifikat kalibrasi dilampirkan).







Tabel 3.1.   :  Prosedur Plate Bearing Test with Cyclic Loading Schedule – ASTM D1194-72
Keterangan :
·          Kapasitas Hydraulic Jack     =    50 ton
·          Luas Silinder efektif               =    49.64 cm2
·          Beban Rencana Max.           =    5 ton
·          Beban Test                            =    1 ton
·          A   =  Minimum 0.5 jam dengan penurunan £ 0.01 mm/menit, dan maksimum 2 jam
·          Bila penurunan sebesar 10 % x dimensi plate yaitu 3.00 cm belum tercapai maka pembebanan dilanjutkan hingga mencapai maksimal pressure sebesar 5 kg/cm2.

Selama pembebanan berlangsung tidak boleh ada kegiatan yang menimbulkan getaran yang berdampak kepada akurasi pembacaan.

4.       Laporan Pembebanan

Laporan pembebanan akan  memuat hasil pembebanan yang meliputi :
·          Data proyek, data lokasi uji.
·          Data alat test dan data pembacaan
·          Kurva Load-Settlement dan Load-Time-Settlement
·          Evaluasi dan Rekomendasi


















                    


 
















 







 





Gambar 4.1.    :  Susunan System Static Load Test
http://petergo-civilengineering.blogspot.com/

petruscivil@yahoo.com

petergocivil@gmail.com









Tidak ada komentar:

Posting Komentar