Senin, 22 Agustus 2011

SONDIR (Cone Penetrometer Tset) CPT





SONDIR
(CONE PENETRATION)

1.1  MAKSUD PERCOBAAN
Percobaan ini dimaksud untuk mengetahui perlawanan penetrasi konus dan hambatan lekat tanah. Perlawanan penetrasi konus adalah perlawanan tanah terhadap ujung konus yang dinyatakan dalam persatuan luas.
Hambatan lekat tanah adalah perkawanan geser tanah terhadap selubung biokimia dalam gaya persatuan luas.

1.2  ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN
1.       Mesin sondir 2 ton dan manometer.
2.       Seperangkat pipa sondir lengkap dengan batang dalam dengan panjang masing-masing 1 meter.
3.       Bikonus.
4.       Besi kanal dan sekrul pengunci.
5.       Angker dan perlengkapan.
6.       Kunci-kunci pipa dan alat pembersih dll

1.3  PERSIAPAN PERCOBAAN
1.       Lokasi yang akan disondir ditentukan, kemudian dibersihkan.
2.       Angker dipasang pada keempat penjuru pada titik yang ditentukan. Kemudian alat sondir diletakkandan diperkuat dengan besi kanal serta sekrup pengunci.
3.       Peralatan yang  lain digunakan sudah harus disedia dekat dengan lokasi yang akan disondir.
4.       Pada tiang penyangga sondir serta setiap skala 20 cm dibuat suatu tanda guna mempermudah pembacaan dan pencatatan data.

1.4  PELAKSANAAN PERCOBAAN
1.       Bikonus dipasang pada ujung stang pertama, kemudian dipasang rangkaian stang pada alat sondir.
2.       Ring penekan dipasang pada ujung atas stang.
3.       Pengunci ring penekan ditutup, kemudian tekan stang konus sampai pada kedalaman 20 cm.
4.       Kunci ring dibuka kemudian stang dalam ditekan perlahan konstan. Bersamaan dengan itu dilaksanakan pembacaan pertama (harga c), dan pembacaan kedua (harga C + F) pada alat manometer.
5.       Lakukan poin 3 dan 4 diatas berulang-ulang sampai kedalaman tertentu.
6.       Setelah mencapai kedalaman tersebut, dilanjutkan dengan pencabutan stang. Mula-mula ring tekan diganti dengan ring tarik, kemudian hendle diputar hingga stang tertarik ke atas sampai stang berikut tampak dan ditahan dengan kunci untuk menghindari stang turun ke bawah. Buka stang dan teruskan pencabutan hingga selesai.
 
CATATAN  :
Panjang  stang yang digunakan adalah 1 meter, untuk ini perlu diadakan penyambungan stang untuk mencapai kedalaman yang diperlukan . Ring  tekan dilepas dari stang sondir yang akan disambung. Silinder penekan dinaikkan setinggi mungkin, untuk  memudahkan penyambungan stang yang satu dengan yang lainnya. Hal ini dilakukan secara terus menerus sampai dengan kedalaman yang diinginkan.

 

I.5. PERHITUNGAN  DAN  HASIL PERCOBAAN


1.       Alat manometer
ü      Pembacaan pertama  :
Nilai  : C ( Konus = perlawanan ujung ) kg/cm2
ü      Pembacaan kedua  ;
Nilai  : C  + F
Dimana        =    F          = (C + F) + LF = friction
       LF        = hambatan lekat
                   = F . 20 /10
                   =2 . F (kg/cm2)
 
2.       Aplikasi nilai konus (qc) – CPT pada perhitungan daya dukung.
Daya dukung pondasi bangunan sangat ditentukan oleh jenis pondasi yang digunakan. Umumnya untuk kondisi tanah lunak / lembek yang banyak dipercayakan adalah pondasi tiang atau pondasi tiang pancang beton bertulang. Adapun besarnya daya dukung suatu pondasi tiang menurut Wesley (1977) dipengaruhi oleh luas dan keliling, nilai konus dan jumlah hambatan perekat (TF) diformulasikan dengan rumus empiris seperti dibawah ini :

Qa
=
Qc . A
+
TF . O
3
5

Dimana (qc dan TF didapat dari hasil sondir )  :
A = Luas
O = Keliling tiang
3 & 5 = Faktor keamanan
qa = Daya dukung yang diizinkan
qc = Nilai konus rata – rata

Estimasi Daya Dukung Batas Total Tiang Tunggal
Untuk estimasi tersebut dapat diformulasikan dengan rumus  :
PU   =  PBU + PSU
Dimana  :  PU          = Total Ultimate Pile Capacity
                 Pc          = Ultimate Cud Bearing Capacity
                 P                         =Ultimate Shaft Resistance Capacity

Menggunakan qc = CPT secara langsung
Dengan menggunakan anlogi antara Ultimate Failure dari ujung tiang dengan ujung konus pada Cone Penetration Test maka bentuk persamaan umum diatas nila dinyatakan secara langsung dengan hasil qc yang diperoleh dari CPT menjadi  :
PU
=
K1 qc . AB
+
K2
Qc
As
K
Dimana   :
K1 dan  K2
=
Faktor – faktor yang besarnya tergantung kepada cara instalasi tiang .
K
=
Faktor yang tergantung kepada jenis tanah sekitar dinding tiang  dan besarnya dapat diambil sebagai berikut : 


K = 50 clay


K = 100 Solid


K = 200 Sand
qo
=
Tahanan ultimate ujung tiang yang diperoleh dari grafik qc – CPT.

qc
=
Harga rata – rata qo sepanjang dinding tiang
AB
=
Luas penampang ujung tiang.
AS
=
Luas selimut / dinding tiang
 
Hubungan Tekan Konus dan Konsistensi (CPT)
Tekan Konus
Konsistensi
0 – 5
Sangat lembek
5 – 10
Lembek
10  - 20
Teguh
20 - 40
Kenyal
40 - 80
Sangat kenyal
80 – 100
Keras

Sumber :        Balai Penyelidikan Tanah untuk Jalan Pusat, Penelitian dan pengembangan Jalan Badan Litbang Departemen Pekerjaan Umum.
 

KESIMPULAN

1.       Sondir dilakukan untuk mengetahui jenis tanah yang terdapat pada suatu lokasi tertentu.
2.       Dari hasil penyondiran dilapangan pada kedalaman 10 meter, ternyata didapat bahwa rata-rata dari nilai konus (Qs) adalah 4 kg/cm2, sedangkan Total Friction (TF) = 107.2 kg/cm2. Pada lapisan-lapisan tanah tersebut didapat konsistensi tanah berdasarkan tekanan konus , yaitu :
Tekanan Konus
Konsistensi
0-5
Sangat Lembek
5-10
Lembek
10-20
Teguh
20-40
Kenyal
40-80
Sangat Kenyal
80-100
Keras
3.       Berdasarkan data-data hasil sondir pada kedalaman 0 - 10 meter, menghasilkan nilai kosinus rata-rata (Qs) berkisar antara 0 - 4 kg/cm2, sehingga dapat disimpulkan bahwa kedalaman antara 0 meter merupakan konsistensi sangat lembek.
4.       Jadi nilai Qa (daya dukung) dimana :
Qc = 4 kg/cm2  , TF = 107.2 kg/cm2
A =  π R2 dimana  D = 10 cm ,                  O = 2 π R
    = 3,14 . 52                                                 = 2 . 3,14 . 5
    = 78,5 cm2                                                          = 31,4 cm
maka :  

Qa

=
Qc . A
+
TF . O
3
5

 =
4 . 78,5
+
107,2 . 31,4
3
5
                                 
    

                                        =  777,883 kg / cm
                                        =  7,779 kg/m
SARAN
Hendaknya dalam melakukan Penyondiran dilakukan dengan sungguh-sungguh dan teliti terutama dalam pengamatan, pengoperasian dan pencatatan serta perhitungan, sehingga setelah melakukan percobaan ini dapat mengerti serta memahami maksud serta tujuan dilakukan percobaan ini.
petruscivil@yahoo.com 
http://petergo-sondirconepenetrationtest.blogspot.com/
petergocivil@gmail.com 

contoh Gambar Hasil Sondir (CPT)




  

5 komentar:

  1. Makasih Bang Dah Berbagi..
    Salam Kenal yah Bang..

    BalasHapus
  2. Jika ada yg perlu stang sondir...sondir..dcp..dll. hubungj kami di WA 082240804040. Terimakasih.

    BalasHapus
  3. Makasih tu infonya bg.. Oiya bg.. Data sondir diatas masih dia mentah ato udah di olah... Selain data sondir di atas. Apa ada data sondir yg lain bv

    BalasHapus